Klinik Hemodialisa

 
 
--- Melayani Dengan Empati ----
 
 
P1010091.JPG
 
 
Hemodialisa adalah pengeluaran zat sisa metabolisme seperti ureum dan zat beracun lainnya, dengan mengalirkan darah lewat alat dializer yang berisi membrane yang selektif –permeabel dimana melalui membrane tersebut fusi zat – zat yang tidak dikehendaki terjadi. Hemodialisa dilakukan pada keadaan gagal ginjal dan beberapa bentuk keracunan. (Christin Brooker, 2001)
 
 
 
 
RS. Immanuel melayani hemodialisa ( Cuci darah ) dan dilengkapi dengan alat serta fasilitas yang memberikan keamanan serta kenyamanan. Dilengkapi dengan 15 mesin hemodialisa modern yang menjamin Qualitas dan keamanannya. Juga ditangani oleh tenaga profesional dibidangnya, dimana Instalasi Hemodialisa dipimpin oleh : dr. SpD,.KGH serta tenaga / tim medis yang tersertifikasi.
 
 

Fasilitas Hemodialisa ini diperuntukan bagi pasien :

    • CKD: suatu penurunan fungsi ginjal secara progresif dalam jangka waktu beberapa bulan atau tahun
    • AKI: suatu penurunan cepat dari fungsi ginjal
    • SLED :tindakan hemodialisa yang dilakukan pada pasien-pasien dengan hemodinamik tidak stabil.

 

Kapan seseorang harus menjalani terapi Hemodialisa ?   Apabila fungsi ginjal seseorang telah mencapai tingkatan terakhir (stage 5) dari gagal ginjal kronik. Dokter akan menentukan tingkatan fungsi ginjal seseorang berdasarkan perhitungan GFR (Glomerular Filtration Rate), dimana pada tingkatan GR dibawah 15, ginjal seseorang dinyatakan masuk dalam kategori gagal ginjal terminal (end stage renal disease) dan dokter menginstruksikan cuci darah.

 Klinik Hemodialisa RS Immanuel siap melayani anda 24 jam sehari. Bekerja dalam 2 shift : pkl 07.00 - 14.00 dan Pkl. 12.00 - 19.00 untuk pasien yang sudah terjadwal dan untuk keadaan kegawatan (Emergency) kami melayani 24 jam.