Abstrak Beberapa Faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Flebitis Di Instalasi Rawat Inap Prima I Rumah Sakit Immanuel Bandung


Flebitis merupakan komplikasi dari pemasangan infus yang ditandai dengan peradangan pada pembuluh darah vena berupa kemerahan, nyeri tekan, teraba hangat, teraba lunak, pembengkakan. Flebitis dapat disebabkan oleh berbagai faktor meliputi faktor kimia, faktor mekanik, fak tor bakterial, dan faktor intrinsik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa faktor yang berhubungan dengan kejadian flebitis yaitu faktor mekanik (lokasi pemasangan infus), faktor bakterial (lamanya pemasangan infus) dan faktor intrinsik (umur dan jenis kelamin). Jenis penelitian ini adalah survei analis is dengan pendekatan cross sectional. Estimasi kasar populasi dalam penelitian ini berjumlah 95 orang, sedangkan populasi yang dijumpai dalam penelitian ini sebanyak 65 orang yaitu pasien yang terpasang infus di ruang Filipus, Elizabeth, Gideon, dan Beria. Metode pengumpulan data yang diguna kan adalah dengan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berhubungan dengan flebitis adalah faktor lokasi pemasangan infus, dan faktor umur. Sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor yang berhubungan dengan kejadian flebitis di Instalasi Rawat Inap Prima I, Rumah Sakit Immanuel Bandung adalah faktor lokasi pemasangan infus, dan faktor umur. Saran bagi Rumah Sakit Immanuel diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukan bagi Rumah Sakit Immanuel untuk lebih untuk lebih meningkatkan dan memperhatikan dalam pemberian pelayanan keperawatan khususnya dalam pemasangan, perawatan, dan pemberian obat melalui infus bagi pasien yang berusia lebih dari 60 tahun dan mengusahakan agar tidak memasang infus pada daerah ekstremitas bawah sehingga tidak menimbulkan komplikasi lebih lanjut dan pelayanan kesehatan yang diberikan akan lebih bermutu sehingga dapat meningkatkan kepuasan pasien selama masa perawatan di rumah sakit.
 

Kata kunci : cross sectional, flebitis, infus

 

 

BACK