Abstrak Praktik Perawat dalam Penerapan Keselamatan Pasien Terkait Pemberian Obat di Ruang Magdalena Rumah Sakit Immanuel Bandung

 

 

Data  WHO  (2004) menyebutkan 38% terjadi kesalahan dalam pemberian obat terkait kinerja  yang buruk. Di  Indonesia, laporan tentang  Insiden Keselamatan Pasien (2007) menyebutkan  kasus  kesalahan pemberian obat sebanyak  24,80%.  Di  Rumah Sakit Immanuel Bandung  tahun (2010), kejadian terkait kesalahan dalam pemberian obat sebanyak 10 kasus dan 3 kasus diantaranya terjadi di ruang perawatanan  Magdalena. Perawat  merupakan tenaga   kesehatan   yang paling bertanggung jawab  untuk memberikan  obat yang aman kepada klien.  Kompetensi perawat terkait pemberian obat yang aman bagi klien  diperoleh melalui pengalaman praktik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasikan gambaran secara umum pengalaman praktik perawat dalam pemberian obat yang aman  bagi klien, sesuai dengan tahapan proses keperawatan. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Metode pengumpulan data yang penulis lakukan adalah in-depth interview, yang  peneliti lakukan sebanyak dua kali. In-depth interview adalah percakapan mendalam untuk menggali informasi antara pewawancara yang mengajukan pertanyaan terbuka dengan terwawancara yang memberikan jawaban. Partisipan dalam penelitian ini ada 5 orang partisipan.   Metode analisa data  menggunakan teknik analisa Colaizzi yakni: 1) mendengarkan partisipan sambil merekam pembicaraan dengan tape recorder, dan membuat transkrip verbatim, 2) mengumpulkan semua transkrip, 3) membaca semua transkrip, 4) menentukan pernyataan yang signifikan, 5) menggarisbawahi pernyataan yang signifikan,6) menentukan kata kunci, 7) membuat katagori, 8) mencari hubungan diantara katagori dan 9) membuat tema. Tema yang dihasilkan adalah: 1) pengkajian terfokus,2) perlu ketelitian dalam penyiapan  obat, 3) pemberian obat oral oleh orang tua, 4) observasi pasca  pemberian obat dan 5) benar dokumentasi. Terungkapnya pengalaman perawat ini, bagi perawat lain akan memberikan banyak informasi, pengalaman dan pengetahuan baru  dalam upaya memberikan asuhan keperawatan yang aman dan bermutu bagi klien. Rekomendasi yang penulis ajukan dalam penelitian ini adalah hendaknya perawat pelaksana  tetap selalu menggunakan pendekatan proses keperawatan, mengutamakan keselamatan klien, dan terus meningkatkan pengetahuan secara khusus tentang administrasi obat.

 

Kata kunci: Praktik perawat, Proses Pemberian Obat, Keselamatan Pasien.

Daftar Pustaka: 33 sumber (2002-2010).     

 

 

BACK