Abstrak Penglaman Perawat Pelaksana dalam Melaksanakan Tindakan Resisutisasi Jantung Paru di Ruang ICU Rumah Sakit Immanuel Bandung

 

Ruang ICU merupakan tempat dimana pasien memerlukan perawatan intensif salah satunya adalah penderita gangguan pernafasan yang berpotensi mengalami kegawatan pernafasan dan henti jantung sehingga perawat harus selalu siap melaksanakan tindakan resusitasi jantung paru terutama pada saat pasien jatuh ke dalam kondisi kritis untuk mencegah kecacatan atau bahkan kematian. Tindakan resusitasi jantung paru sering dilakukan hampir dua sampai tiga pasien tiap minggunya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mengenai pengalaman perawat dalam melaksanakan tindakan resusitasi jantung paru di ruang ICU Rumah Sakit Immanuel Bandung. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini empat orang.Tempat penelitian di ruang ICU rumah sakit Immanuel Bandung. Pengumpulan data menggunakan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian terhadap pengalaman empat partisipan dapat diidentifikasi tujuh tema yang muncul. Tema tersebut yaitu: 1) Kerjasama tim, 2) Perawat menjadi leader atas pendelegasian, 3) Internalisasi SOP, 4) Kelelahan petugas dan respon pasien tidak ada, 5) Pelatihan berkala sesuai kebijakan, 6) Percaya diri. Tergalinya pengalaman tersebut baik yang positif maupun yang negatif akan memberi pengalaman dan pengetahuan baru dalam upaya memperbaiki dan mengembangkan ilmu keperawatan dalam hal ini mengenai tindakan resusitasi jantung paru. Sedangkan bagi rumah sakit dengan tergalinya pengalaman perawat dalam melaksanakan tindakan resusitasi jantung paru dapat memberikan informasi dan dukungan dalam upaya menjalankan pelayanan yang aman terhadap pasien maupun terhadap petugas kesehatan dalam hal ini perawat ruang ICU rumah sakit Immanuel Bandung.

 

Daftar Pustaka    : 22 Sumber, tahun 1999-2008

Kata Kunci         : Pengalaman, Perawat Pelaksana, Resusitasi Jantung Paru.  

 

 

BACK